Rumah KPR Gojek Adalah Salah Satu Realisasi Dari Program Pilkada


 
Begitu banyak janji-janji  yang di umbarkan oleh Calon Gubernur, melalui program-program kerjanya, dan salah satu nya adalah Janji memberikan Program KPR yang membuat kita tertarik untuk memilihnya.
Namun Janji itu belum jelas dan apa benar ada ?atau hanya janji untuk mendapatkan dukungan saja? Program KPR Rumah dari Perusahaan Swasta ternyata lebih jelas dari Janji KPR Pilkada.

Perusahaan Transportasi Online, GOJEK, sudah memulai kerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk membantu pembiyaan dan pengembangan rumah subsidi sederhana bagi para driver GOJEK. Tapi jangan kira ini adalah bentuk promosi atau janji manis semata ala Pilkada DKI, karena ternyata program ini sudah mempunyai runtutan yang jelas dan juga tidak sembarangan driver yang bisa mengambil program ini. Misalnya adalah pengemudi yang layak untuk mengambil program ini adalah pengemudi yang minimal sudah bekerja selama 1 tahun. Lalu besaran target sebulan mereka minimal harus sekitar Rp. 2,5 juta. Ini untuk meminimalisir penyalahgunaan dan juga kredit macet.

Selain itu Program KPR Rumah tidak seperti janji manis  di Pilkada DKI, dari awal pihak GOJEK dan Bank BTN sudah memberitahukan bahwa driver yang hendak mengambil program ini sudah harus menyiapkan dana sebagai tanda muka (DP). Namun besaran DP sudah diatur agar bisa terjangkau. Secara simpelny adalah begini: Bank BTN akan membantu driver GOJEK untuk membeli rumah subsidi sederhana seharga sekitar 150 juta, kemudian driver diminta menyiapkan DP sekitar 9-10 juta dalam waktu 7 bulan yang bisa dibayar dengan skema harian sebesar sekitar 50ribuan/hari. Sehabis itu maka untuk pembayaran cicilan maka driver membayar sekitar 42 ribu/hari. Tentu teman-teman driver akan sangat terbantu dengan program yang JELAS seperti ini. Dan diharapkan para driver menjadi lebih GIAT dan juga BERTANGGUNG JAWAB atas kesempatan yang mereka peroleh ini. Program ini tentu menguntungkan bagi driver secara ekonomi dan juga GOJEK itu sendiri sebagai bentuk pencitraan di masyarakat. Sehingga diharapkan kehadiran sistem transportasi online makin diterima di masyarakat terutama di daerah yang masih “anti”.

Kebijakan ini mengingatkan penulis akan janji manis Pilkada DKI dari salah satu pasangan calon. Penulis cuma berharap mudah-mudahan pihak yang kemarin mengusulkan ide cemerlang DP 0% yang kemudian berubah menjadi cicilan DP dan kemudian berubah dari rumah tapak menjadi rumah susun dan kemudian berubah lagi tersebut, bisa belajar dari kerjasama model di atas.


 Bahwasanya ketika hendak mengusulkan sebuah rencana yang bisa dibilang spektakuler minimal mereka sudah menyiapkan skema jangka panjangnya. Jangan hanya demi meraih simpati dan perasaan, mereka (paslon) malah akhinya menumpulkan logika pemilih dan masyarakat secara keseluruhan dan juga menyebabkan ekspetasi yang berlebihan dan akhirnya menyulitkan paslon itu sendiri yang kini sibuk merevisi pernyataan dan mengotak-atik programnya karena dikritik. Lebih baik realistis mengenai apa yang paslon yang bisa tawarkan mengenai konsep dan program kerja mereka, dengan didukung oleh statistik dan data pendukung yang membuat masyarakat bisa mengerti. Ingat masyarakat modern sekarang bukan lagi manusia-manusia yang gampang diberikan janji manis semata, kini hampir semua orang bisa mendapatkan informasi dari mana saja bukan hanya dari modal blusukan semata, wong tukang ojek aja sudah melek politik kok.
Selain itu jangan sampai ketika misalkan terpilih, ide cemerlang gubernur tentang DP 0% malah menjadi malapetaka finansial akibat tidak adanya kesiapan infrastruktur dan perencanaan yang baik. Ingat jika industri perumahan di daerah tertentu saja mengalami kredit macet atau kolaps maka efeknya bisa sangat buruk bagi seluruh Indonesia. Lebih baik para pasangan calon (terutama yang DP 0% dan masih tentatif)  belajar dari petahana yang memang memanfaatkan pihak swasta untuk kepentingan pembangunan yang akhirnya malah bermanfaat juga untuk rakyat dan juga membantu penghematan APBD untuk kebutuhan yang lain.
Sumber : Seword

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rumah KPR Gojek Adalah Salah Satu Realisasi Dari Program Pilkada"

Posting Komentar